Friday, 22 November 2013

Kemana Perginya Rasa Takut Mati Dalam Diri Kita...????

  Allah S.W.T berfirman:

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,  Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, (Q.S. Al-Mulk:1-2)

Dalam ayat ini Allah menyebutkan kematian lebih dulu, baru kehidupan. Jadi Dia mengingatkan agar kita memikirkan kematian lebih dulu, baru memikirkan kehidupan setelahnya. Karena kematian akan menimpa kita semua. Kita bisa saja berada di dalam Gedung Putih, di pemukiman kumuh hutan Amazon, di dalam mobil mewah atau berjalan kaki, kita bisa saja sedang bermain sepakbola atau tidur di kasur, kita bisa saja sedang melakukan yang halal atau haram, namun ketika waktu kita habis, maka malaikat maut akan datang dan dia mencabut nyawa kita.

Raja yang sombong seperti Fir’aun datang silih berganti, orang-orang dzalim seperti Harun dan Qarun juga datang silih berganti. Mereka pikir mereka adalah segala-galanya, namun Allah membinasakan mereka. Seharusnya kita bisa mengambil hikmah dari kisah mereka.

Hanya untuk membawa kunci-kunci Fir’aun dibutuhkan 70 unta. Bahkan Fir’aun tahu pada saat-saat terakhirnya, pada saat di tengah laut, dengan jutaan pasukannya, dia tahu bahwa dirinya akan mati. Kematian terlintas di benaknya, meskipun di sepanjang hidupnya, dia berpikir bahwa dia punya segalanya! Fir’aun, Harun, Haman, Qarun, Nimrud, seharusnya kita dapat mengambil pelajaran dari kisah mereka.

Allah telah berfirman tentang hal ini dalam Al-Qur’an bahwa Dia tidak suka orang yang takabbur dan berbuat dzalim, Dia tidak suka orang yang berbuat jahat dan menentang diri-Nya. Allah S.W.T menyukai orang-orang yang bertaqwa dan berbuat kebaikan di muka bumi.

Allah S.W.T berfirman dalam Al-Qur’an: "Wahai orang-orang beriman, takutlah kepada Allah dimanapun kalian berada.”

Namun kita lihat di zaman sekarang orang-orang sudah tidak takut lagi kepada Allah. Kemana rasa takut kepada Allah? 
Dan tidak ada lagi manusia yang takut kepada kematian dalam hatinya, karena hati mereka sudah terisi dengan nafsu dan cinta dunia.

Sumber : lampuislam.blogspot.com

Thursday, 21 November 2013

Tenangkanlah Hatimu...

Assalamu'alaikum wr wb..

Saudaraku yg seiman..,Roda kehidupan trus menggelinding.Banyak crita & episode yg kita lewati pd stiap putarannya.Ada sedih,ada bahagia,ada suka,ada duka,ada kluasan,ada ksempitan,ada ksulitan,ada kmudahan.Tiada dari kita yg tdk melewatinya،hanya sja kadarnya yg mungkin tdk slalu sama.
Kita smua tau,manusia bkan pmilik khidupan,tdk ada manusia yg sllu brhasil mraih keinginannya.Hari ini kita brsorak,esok lusa bsa jdi kita menangis.Hri ini kita bertemu,esoknya berpisah,detik ini kita bangga dgn apa yg kita miliki,mungkin dtik brikutnya kita sedih krna khilangan.Maka apapun episode yg sdang kita lalui pda dtik ini,TENANGKANLAH HATIMU...

Saudaraku.,Ingatlah...,crita tdk slalu sama & episode trus brubah,brganti dari satu situasi kpda situasi yg lain,berbolak-balik,brtukar-tukar,kdang diatas kdang dibwah kdang maju kdang mundur,tpi itulah kehidupan.Namun ada satu hal yg shrusnya tdk prnah brubah pd kita smua,yaitu hati yg slalu tenang & ttap teguh dlm kebenaran..
Ketenangan sngat kita btuhkan dlm mnghadapi sgala situasi hdup ini.Trutama dlm situasi sulit & ditimpa musibah.Jka hati dlm kondisi tnang,mka buahnya lisan & anggota badan pun akn tnang.Tindakan akn ttap pd jalur yg dibnarkan & jauh dri skap membahayakan.Insya Allah dgn brsikap tenang kita akan mraih keuntungan.

Saudaraku yg seiman.,Ktahuilah bahwa ktenangan itu adalah karunia Allah swt yg di brikan kpda orang2 yg beriman.

''Dia-lah yg tlah mnurunkan ktenangan ke dlm hati orang2 mukmin spya keimanan mreka brtambah dismping keimanan mreka (yg tlah ada).Dan kpunyaan Allah-lah tentara langit & bumi.Dan adlh Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.'' ( QS.Al-Fath : 4)
Sungguh Allah swt tlah mengabarkn kpda kita smua bhwa diantara nikmat Allah swt atas kita orang2 yg briman adlh dibrikannya ketenangan & keteguhan hati kpda kita smua,agar kita mampu menghadapi stiap kesulitan/musibah dgn jiwa yg tnang & hati yg teguh.

''Kmudian Allah menurunkan ketenangan kpda Rasul-Nya & kpda orang2 yg beriman.( QS At-Taubah:26)

Saudaraku,Jiwa yg tnang & hati yg teguh adlah senjata orang2 yg briman dlm menghadapi kondisi sulit yg ditemui dlm khidupan.
Ingatlah Kisah Ashabul Kahfi,saat mreka mengumandangkn kbenaran Tauhid,orang2pun brusaha utk mnyakiti mreka,shingga mreka trusir dri tmpat mreka dgn mninggalkn kluarga & knyamanan hidup yg sdang mreka nikmati.Mreka tinggal digua tanpa mkanan & minuman.Tapi brkat Ketenangan & Keteguhan mreka mampu bertahan.

''Kami kisahkan kpdamu (Muhammad)crita ini dgn bnar.Ssungguhnya mreka adlah pmuda2 yg briman kpd Tuhan mreka & kmi tmbah pula utk mreka ptunjuk.Dan kami meneguhkan hati mreka diwaktu mreka brdiri,lalu mreka pun brkata ''Tuhan kami adlah Tuhan sluruh langit & bumi,kami skali2 tdk menyeru Tuhan slain Dia.Sungguh,klau kmi brkata brbuat dmikian,tentu kami tlah mngucapkan prkataan yg sngat jauh dri kbenaran.( QS Al-Kahfi :14)

Saudaraku.,Ketenangan hati senantiasa akan ttp membuat kita teguh brada di jaln Allah swt,apa pun yg trjadi kpada kita.
Bergembiralah...,sbab klak saat kita meninggalkan dunia fana ini,akan ada seruan kpda kita dgn seruan..'' Hai jiwa yg tenang.Kembalilah kpda Tuhanmu dgn hati yg puas lagi diridhai-Nya.Maka masuklah ke dlam jama'ah hamba-hamba-Ku,msuklah
ke dlam surga-Ku ( QS Al-Fajr :27-30)
Semoga kelak kita termasuk orang-orang kembali dengan tenang ke hadapan Allah swt...

Saturday, 2 November 2013

Wajib Bersyukur Wajib Bahagia

Mengapa manusia sulit sekali bahagia? Bukankah sedih dan bahagia itu adalah sebuah “pilihan”? Bukanlah sedih dan bahagia itu adalah sebuah “keputusan”? Lantas, mengapa manusia sering sekali merasa hidupnya tidak bahagia, selalu kekurangan, sehingga manusia seringkali mengeluh terhadap nasibnya, terhadap hidupnya?
Beberapa bertahan dan tetap mengeluh, beberapa lagi mengeluh dan berputus asa, sampai ada yang mengakhiri hidupnya. Miris…
Mengapa manusia itu tidak bahagia?
Ternyata jawabannya sederhana saja : “Karena manusia lupa BERSYUKUR!!”
Ternyata kebahagiaan itu letaknya satu sentimeter di bawah telapak kaki kita. Ternyata kebahagiaan itu ada karena kita belajar untuk bersyukur. Di saat kita tidak dapat makanan enak, kita tidak bahagia. Tetapi, coba manusia mengubah cara pandangnya. Disaat kita bersyukur dan sedikit saja melihat ke bawah, bahwa masih banyak sekali manusia diluar sana yang tidak dapat makan. Disaat kita mengeluh tidak mendapat sepatu bagus, diluar sana masih ada manusia yang tetap bisa berbahagia tidak punya kaki. Disaat kita mengeluh dengan orang tua kita yang terkesan cerewet, lihatlah berapa banyak anak – anak panti asuhan yang merindukan kasih sayang orang tua sejak mereka kecil.
Percayalah, kebahagiaan itu bisa datang karena kita memilih dan memutuskannya.
Bukan karena bahagia kita bersyukur,tetapi bersyukurlah, maka kita akan bahagia.
Bersyukur berarti berterima kasih atas apa yang sudah kita dapatkan hari ini, saat ini, detik ini juga, yaitu dengan menyadari bahwa sesungguhnya hidup kita jauhhhh lebih beruntung dibandingkan dengan orang lain di luar sana. Tetapi, bersyukur bukan berarti menerima apa saja yang ada dan apa saja yang terjadi di dalam kehidupan kita. We need to Achieve more! Karena kita mempunyai potensi untuk selalu berkembang ke arah yang lebih baik.

Mari sama – sama bersyukur. Sama – sama saling mengingatkan bahwa hidup kita jauh lebih beruntung diatas orang lain. Karena.. “Kunci menuju kebahagiaan hati adalah berhenti membandingkan kekurangan Anda dengan kelebihan orang lain.”

Thursday, 12 September 2013

Cantik Menurut Islam


Kita sering mengasosiasikan bahwa wanita cantik adalah wanita yang mempunyai tubuh ramping,pinggang kecil, betis membujur, rambut panjang dan pirang, kulit putih, bibir kecil dan penuh, hidung mancung, dan mata berbinar. Itulah yang ada dalam fikiran wanita. dan pria.Kaum hawa yang ingin memiliki image cantik seperti yang digambarkan khalayak ramai, kbanyakan mereka tergoda untuk membeli kosmetika yang dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka dan mulai melalaikan koridor syariĆ¢t yang telah mengatur batasan-batasan untuk tampil cantik.Kemudian mereka ada yang harap-harap cemas menggunakan cream pemutih wajah, jamu peramping perut dan conditioner herbal penumbuh rambut agar panjang dan ikal, sampai pada usaha memancungkan hidung melalui serangkaian treatment silikon, dll. Ini semua menjadikan wanita menjadi tidak percaya diri terhadap inner beauty yang telah ALLAH berikan padanya sejak lahir, dan akan menunjukkan auranya ketika sudah mencapai akil baligh. 

Sekarang kalau ditanya siapakah wanita yang tercantik atau dianggap cantik di muka bumi ini? Maka persepsi yang ditanamkan media, dengan dipelopori dunia barat, tentunya menunjuk gadis berkulit putih yang tinggi semampai, dan rambut pirang kecoklatan, berbaju sexy terbuka, memperlihatkan aurat yang harusnya ditutupi dan menjadikan semua terbuka agar semakin nampak kecantikannya. Apabila telah terpilih sebagai wanita tercantik di seluruh dunia, maka semua wanita akan berlomba untuk mengikuti gaya dan penampilan sang wanita tercantik di seluruh dunia ini sehingga mereka ingin tampil secantik model tercantik.
Menyukai kecantikan dan keindahan adalah salah satu fitrah, kecenderungan yg dimiliki setiap wanita. dan perasaan ingin cantik ini adalah nikmat Allah SWT Tetapi seringkali kita salah memaknai nilai kecantikan yang sebenarnya dan menganggap bahwa kecantikan wanita hanya bertumpu pada keindahan fisik atau secara lahiriah saja. seringkali kiat menyaksikan betapa banyak wanita cantik di dunia ini tapi keindahannya hanya sesaat ,pribadinya adalah pribadi yang tak menyenagkan, kehidupannya berantakan dsbnya. Perilakunya tidak cantik bahkan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.
Ingatlah bahwa ALLAH telah menciptakan kita tidak dengan sia-sia. Kita dituntut untuk terus menerus beribadah kepadaNya. Ilmu agama yang harus kita gali adalah ilmu yang Ittibaurrasul (mencontoh Rasulullah). Dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa ALLAH menciptakan manusia dengan sebaik baik bentuk.
"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." ( Qs. 95 : 4 ).

Sooo..,siapakah yang membuat standar penilaian terhadap ciptaan ALLAH yang Maha Kuasa ? Wahai para wanita percayalah bahwa wanita tercantik adalah wanita yang mampu memahami bahwa dia diciptakan dengan sebaik baik bentuk dan dia diciptakan adalah untuk beribadah.
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (Qs. 51 : 56).
Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Salam bersabda: "Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati.(HR Bukhari dan Muslim)
Berbahagialah ketika kecantikan itu bukan sekedar menghiasi wajah, tapi terutama hati dan akhlak kita. Karena kecantikan fisik pasti akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Tapi kecantikan hati dan akhlak, itulah yang akan bersinar dan terus dikenang oleh orang-orang di sekitar kita. 


Wednesday, 11 September 2013

Uang Kertas Adalah Trik Yahudi untuk Menguasai Dunia

Dahulu, kita mengenal sistem jual beli yang dinamakan Barter sebagai cikal bakal alat tukar yang sekarang kita kenal dengan sebutan uang. Dalam sedikit sekali buku sejarah SMP dapat ditemui, setelah masa-masa pertukaran barang dengan barang, masa berikutnya menceritakan tentang alat tukar lain yang dikonversi dalam bentuk emas. Sistem pertukaran ini dilakukan karena emas dianggap logam mulia yang langka dan tidak bersifat radioaktif (alasan yang telah dirumuskan oleh para ahli).



Emas Logam Mulia


Dengan kedua kategori tersebut, terkumpullah 4 unsur: radium, paladium, platinum, dan emas. Radium dan Paladium baru ditemukan pada akhir abad ke-18, dimana proses jual beli telah terjadi jutaan tahun sebelumnya, jadi menyingkirlah kedua unsur ini dari kandidat utama. Kemudian, Platinum. Seperti yang kita ketahui, Platinum hanya dapat meleleh dan dibentuk pada suhu 16000C, dimana teknologi terkini tidak dapat melakukannya secara efisien dan berbudget murah. Karena itulah emas tampil sebagai satu-satunya logam yang didaulat menjadi alat tukar.

Platina

Namun, seiring berjalannya waktu, alat tukar emas pun ditinggalkan dan diganti dengan lembaran-lembaran kertas bernominal dengan alasan efektifitas dan kelangkaan emas. Benarkah begini kenyataannya? Sayang sekali buku sejarah kita tidak menuliskan cerita alasan peralihan tersebut. Saya akan berusaha menjabarkannya satu persatu agar kita semua paham, ada sebuah konspirasi mengerikan dibaliknya.

Tahukah teman-teman bahwa kaum Yahudi dahulu dilarang memiliki tanah disebagian besar penjuru dunia? Tentu saja ada ingatan menggelitik tentang hal ini, bahwa sesuai janji Allah, mereka tidak akan mendapatkan tempat dimanapun di Bumi ini setelah peristiwa pembangkangan mereka terhadap nabi Musa As. Namun kita juga harus cermat memahami sejarah, bahwa mereka adalah kaum yang dikaruniai akal yang cerdas dan keahlian yang luar biasa banyak. Karena itulah mereka tidak kehabisan cara untuk tetap menjaga eksistensi kaum mereka. Sejak saat larangan memiliki tanah di Eropa bagi kaum Yahudi dikeluarkan, mereka menjadi kaum terpinggirkan yang tidak memiliki rumah dan harapan. Karena itu mereka memilih menjadi penyedia jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Jasa apakah yang mereka pilih? Mereka memilih menjadi penjual jasa penyimpanan emas.

Pilihan yang menakjubkan, karena ini berarti, mereka dapat menggunakan emas emas yang mereka dapatkan untuk kembali melipatgandakannya dengan berbagai cara. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, mereka memang bangsa yang cerdas, namun juga licik. Mulai saat itu, mereka mulai dikenal dengan nama goldsmith.

Mereka memulai dengan memberikan sertifikat atas tanda bukti penyerahan emas yang dilakukan orang-orang kepada mereka. Semakin banyak orang yang menabung, semakin banyak sertifikat yang mereka keluarkan dan semakin banyak emas yang mereka timbun. Para pemilik emas hanya tinggal menukarkan sertifikat mereka apabila mereka ingin mengambil emas. Hasilnya, karena banyak sekali orang kaya, emas milik masyarakat tertimbun di gudang penyimpanan Yahudi, sementara kebutuhan masyarakat atas alat tukar sudah mulai tergantikan dengan sertifikat-sertifikat yang mereka miliki. Inilah cikal bakal uang kertas yang beredar hari ini.

Karena banyaknya emas yang tertimbun, mulailah kaum yahudi memikirkan cara lain untuk mendapatkan uang. Mereka menyediakan jasa peminjaman. Dengan emas dari para investor, mereka menggunakannya untuk meminjamkan kembali dengan imbalan berlipat. Inilah yang kelak akan kita kenal dengan bunga. Kaum yahudi hanya tinggal menyerahkan sertifikat kepada para peminjam dan menerima emas sebagai pengembalian pinjaman. Hasilnya? Ini menjadi bisnis paling menguntungkan sepanjang sejarah manusia.

tdk heran BANK dengan praktek RIBA sudah marak dan sangat jelas, karena yg menciptakan sistem RIBA mereka Yahudi, atas dasar hawa nafsu untuk mencari keuntungan yg besar dgn cara bathil. (Baa juga: cara kaum Illuminati melakukan propaganda lewat media massa.)

Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak orang yang menjadi debitor. Mereka rela antri duduk di bangku panjang untuk mendapatkan pinjaman dari goldsmith. Bangku panjang (banque) tempat duduk para calon debitor itu yang kemudian menjadi cikal bakal istilah BANK. Dalam waktu tidak terlalu lama, para goldsmith menjadi orang-orang terkaya di dunia.

Para bangsawan dan para raja yang serakah membutuhkan dana untuk membiaya tentara, dan belanja pegawainya. Mereka pun tidak bisa menghindar untuk menjadi mangsa para goldsmith yang kemudian berganti istilah menjadi banker (pemilik bangku). Sekali meminjam, nilainya jutaan kali pinjaman yang diterima individu-individu, dan begitu juga keuntungan yang didapatkan banker.
Para banker itu senang denggan sifat serakah para raja dan bangsawan yang suka berperang memperebutkan kekuasaan. Semakin serakah mereka, semakin banyak perang yang dijalaninya dan itu berarti semakin banyak pinjaman yang bisa diberikan para banker.

Dalam banyak kasus, ketika perdamaian terjadi, para banker justru menjadi provokator politik untuk memicu peperangan. Diantara perang yang mereka rancang adalah demi tujuan emas semata. Sebut saja Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Setelah perang, para pemimpin dan sekaligus juga rakyat negara-negara yang terlibat perang menjadi sapi perahan para bankir atas hutang yang mereka tanggung. Selanjutnya, selain mendapatkan keuntungan materi yang tiada tara, banker juga mendapatkan keuntungan politik yang besar. Mereka dapat dengan mudah mengangkat seseorang menjadi penguasa semudah mereka menjatuhkannya dari kekuasaan. Dan semakin besar kekuasaan politik mereka, semakin besar pula keuntungan ekonomi mereka. Politik dan uang, dua sisi mata uang yang sama, semuanya telah dimiliki para banker.

Sistem perbankan yang berlaku saat ini adalah sistem yang sama dengan sistem perbankan goldsmith, dengan kualitas dan kuantitas yang jauh lebih besar. Contohnya bank kini bahkan tidak perlu lagi mengeluarkan uang kertas atau sertifikat untuk memberikan pinjaman.

Cukup dengan sebuah entry di komputer alias dengan udara kosong (abab istilah Jawanya) maka kredit sudah diberikan. Dan kemudian, para debitor harus membayar dengan darah dan keringat atas abab yang diberikan banker. Jika gagal membayar, harta bendanya disita oleh bankir sebagaimana dialami jutaan debitor sub-prime mortgage di Amerika akhir-akhir ini.

Para bankir internasional saat ini adalah keturunan para goldsmith jaman dahulu. Sebagian besar bank di dunia, termasuk Indonesia, adalah milik para bankir internasional itu.

Pada suatu saat para banker itu bosan dengan tumpukan uang kertas yang menumpuk di gudang mereka setelah sebelumnya persediaan emas dunia kering tersedot ke brankas mereka kecuali sebagian kecil yang dipakai masyarakat sebagai perhiasan.

Mereka ingin pembayaran riel: properti, tanah, emas, asset-asset perusahaan dan sebagainya. Maka mereka menghentikan suplai uang kertas dan menarik yang sudah beredar. Istilahnya kebijakan tight money. Dunia pun mengalami krisis finansial yang merembet ke seluruh sektor ekonomi. Perusahaan-perusahaan bangkrut, debitor-debitor tidak dapat membayar hutangnya, saham perusahaan-perusahaan anjlok.

Saat inilah para bankir itu menjalankan rencananya: memborong perusahaan-perusahaan yang bangkrut, saham-saham perusahaan yang anjlok, dan menyita harta benda debitor yang gagal bayar. Maka dalam waktu singkat terjadi pemindahan kekayaan besar-besaran dari masyarakat ke kas para banker. Dan dalam situasi itu, mereka dengan bersembunyi di balik jubah IMF dan Bank Dunia, datang menawarkan “bantuan” yang sebenarnya berupa kredit berbunga ganda yang mencekik leher dan hanya membuat manusia semakin jatuh dalam cengkeraman kekuasaan mereka.

Hal inilah yang terjadi pada fenomena Depresi Besar tahun 1930-an, Krisis Moneter tahun 1997 dan Krisis Finansial Global saat ini. Bahkan saat ini AMERIKA pun tak luput dari tipu daya segelintir orang tersebut. Amerika Serikat diambang resesi. Dengan utangnya yang mencapai $ 14,3 triliun dollar atau setara dengan 100 persen dari PDB-nya. Persetujuan Kongres tentang kenaikan utang, yang menyelamatkan Amerika Serikat dari gagal bayar (default), tak mendapat sambutan positif di seluruh pasar bursa saham. Nilai perdagangan di bursa saham, semuanya rontok, dan berimbas ke seluruh dunia.

Tak dapat dipungkiri, emas adalah pondasi sebuah kekuasaan. Tiga rencana besar masa penjajah yang datang ke Indonesia, dimana dapat kita temukan pada buku-buku sejarah adalah : gold (emas), glory (kejayaan), dan gospel (menyebarkan agama). Pada mulanya mereka menguasai sistem perekonomian kita, kemudian mereka akan mendapati diri mereka berjaya diatas dunia, bahkan antek-antek perdamaian yang bersembunyi dibalik topeng PBB adalah boneka mereka. Sejatinya, merekalah yang menjadi pemimpin dunia saat ini, karena dunia bungkam dan enggan melawan mereka. Setelah kejayaan mereka peroleh, dengan mudahnya mereka akan menanamkan pikiran-pikiran menyesatkan mengenai ajaran yang kita kenal dengan sebutan illuminati atau freemason.
jangan heran mengapa di mata uang kertas 1 Dollar ada Lambang illuminati 

Lambang Illuminati dalam Uang Satu Dollar

Manusia semakin terjebak dalam kefanaan dan kebohongan, melalui emas kemerdekaan pikiran kita dijajah dan kini… masihkah kalian berfikir untuk memakai sistem-sistem yang mereka ciptakan untuk menguasai kita?

apakah anda berpikir, anda sudah merdeka dari penjajahan ? tidak , kembali ke tujuan utama mereka yaitu exploitasi (GOLD-kekayaan) tambang yg berlimpah ruah, bisa anda hitung tambang di negara ini dikelola oleh negara berapa % dibanding negara lain.

Peta Tambang Migas Beserta Negara Pemiliknya di Indonesia

Maka, sudah saatnya kita menjadikan sistem mereka sebagai bumerang yang akan menghancurkan mereka pada akhirnya, karena mereka kini sudah menjadi antek-antek setan untuk menyesatkan manusia. Tidakkah kalian ingat firman Allah dalam QS Al-Hijr: 39-40?

“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba yang engkau beri petunjuk diantara mereka.”

Terkadang kita lupa dan terlalu sibuk memikirkan musuh yang tampak dihadapan mata namun kita lengah dengan hasutan dan bisikan setan yang membuat kita terbuai dengan keadaan dan enggan menyingsingkan lengan untuk berperang.

Percayakah kalian, bahwa 14 abad yang lalu, pada zaman Rasulullah SAW seekor kambing dihargai dengan 19 dinar. Dan hari ini, seekor kambing pun dapat kita beli dengan harga 19 dinar juga. Emas tidak akan berkurang nilainya, jika harga emas dalam rupiah berkurang, maka harga kebutuhan sehari-hari disekitar kita pasti mengalami penurunan.
Pintar sekali bukan? Mereka mereka membuat teori baru dalam sistem ekonomi yang rumit mengatakan bahwa kemampuan jual-beli suatu negara mengakibatkan inflasi atau deflasi nilai mata uang. Padahal yang terjadi hanyalah mereka menghentikan peredaran uang kertas dan membuat semua orang berada dalam himpitan ekonomi.

Seperti yang telah mereka lakukan untuk memanipulasi pikiran kita tentang uang kertas, kita dapat mengembalikan kebenaran dengan menggunakan uang emas. Karena itu, hati2lah menyimpan uang dalam jumlah besar / investasi dalam bentuk kertas. Banyak sekali jasa yang disediakan oleh bank-bank syariah untuk menabung dinar. Alangkah lebih amannya kita menyimpan harta yang kita miliki dalam bentuk dinar agar tidak terkena inflasi dan penurunan nilai. 

Wednesday, 17 July 2013

Negara-negara dengan durasi puasa terpanjang & terpendek


Bagi umat Muslim, bulan suci Ramadan adalah sesuatu yang sangat dinantikan. Mulai dari dimulainya sahur, memulai saat imsak, melakukan berbagai ibadah, berbuka saat magrib sampai melakukan salat tarawih.
Tak bisa dipungkiri, selama satu bulan penuh Ramadan memang sangat indah terutama kalian yang lahir dan besar di Indonesia. Namun rupanya, di negara-negara lain umat Muslim harus menjalani ibadah puasa dengan jadwal yang sangat lama.

Penasaran seberapa panjang durasi puasa di beberapa negara? Simak berikut ini yuk!

1. Antartika

Durasi: 9 Jam 18 Menit
Jika selama ini kamu berpikir kalau berpuasa di tempat dingin itu menyenangkan, sepertinya kamu bisa pergi ke Casey Station, salah satu kawasan terbesar di benua salju abadi Antartika. Di Antartika, imsak dimulai pukul 06.30 dan berbuka pada pukul 15.48 sore.

2. Australia Barat

Durasi: 11 Jam 59 Menit
Kalau merasa ingin mencoba puasa di negara tetangga namun tak jauh dari Indonesia, Austraia adalah pilihan yang cukup tepat. Menjalani puasa Ramadan di Perth dan kawasan Australia Barat, maka kamu akan menemui imsak pukul 05.42 dan siap untuk berbuka pada 17.41 petang.

3. Indonesia

Durasi: 13 Jam 3 Menit
Nah ini adalah puasa yang paling wajar dijalani orang Indonesia. Jika dirata-rata kebanyakan orang Indonesia akan menemui imsak pada pukul 04.52 dan berbuka puasa pada 17.55 sore (mengambil contoh Jakarta). Maka itu berarti kamu setengah hari menahan hawa nafsu termasuk lapar dan haus, hebat!

4. Arab Saudi

Durasi: 14 Jam 30 Menit
Kalau kamu memilih melakukan ibadah umroh saat bulan suci Ramadan. maka kamu harus bersiap-siap untuk melakukan puasa lebih panjang dari yang biasa kamu lakukan di Indonesia. Karena Mekkah memulai imsak pada pukul 04.31 dan baru berbuka pada 19.01 malam.

5. Jepang

Durasi: 15 Jam 36 Menit
Tinggal di Tokyo menyenangkan karena dipenuhi berbagai gadget dan alat transportasi super canggih? Memang, namun bagaimana jika kamu ada di sana saat menjalani puasa Ramadan? Muslim di Jepang disebutkan memulai puasa saat imsak pukul 03.11 dan baru akan berbuka pukul 18.47 nanti.

6. Amerika Serikat

Durasi: 15 Jam 47 Menit
Saat kamu harus berpuasa di kota super megapolitan New York, maka kamu memang harus lebih kuat menahan hawa nafsu termasuk lapar dan haus. Menjadi imigran di Amerika Serikat saat bulan suci Ramadan maka puasa dimulai imsak saat pukul 04.25 dan baru akan berbuka pada pukul 20.12 malam. Hmm, itu sudah selesai salat tarawih di Indonesia ya.

7. Inggris

Durasi: 18 Jam 5 Menit
Ingin bisa berpuasa Ramadan di negeri Harry Potter? Maka setidaknya kamu harus kuat menahan lapar dan haus selama lebih dari 15 jam. Bayangkan saja, muslim di London mendengar tanda imsak pada pukul 02.45 dini hari dan baru boleh berbuka pada pukul 20.50 malam. Semoga saja tak saat musim panas ya.

8. Rusia

Durasi: 19 Jam 57 Menit
Rusia sepertinya menjadi negara paling berat saat kamu menjalani puasa Ramadan. Bayangkan saja, umat Muslim di Provideniya sudah harus menyelesaikan makan sahur pada pukul 01.46 dini hari dan baru boleh berbuka saat adzan magrib berkumandang di pukul 21.43 malam. Bisa membayangkan? Nah itulah beberapa negara dengan jam puasa Ramadan terpanjang. Ada yang ingin menambahkan?

Sumber :  Kapan lagi

Saturday, 29 June 2013

Laki-laki yang akan di tarik oleh wanita ke dalam neraka.

Wanita..,Selain mempunyai daya tarik yg dahsyat didunia,wanita jg mempunyai daya tarik yg tdk kalah lebih dahsyat di akherat.Dan hebatnya lagi orang2 yg ditarik oleh wanita diakherat (dlm neraka) kelak adlah orang2 paling/terdekatnya.Dan wajar wanita menarik orang2 ini.cz ksalahan bkan di wanitanya,tpi ada pada orang2 terdekatnya.Kesalahan orang2 terdekat ini adlh tdk membrikan hak kpda wanita & tdk mnjaga amanah. Siapa saja mreka...,lngsung Cikidot TKP mas/m'bak broo...

1.Ayahnya..,
seorang ayah apabila tdk mempedulikan anak2 prempuannya didunia,maksudnya tdk membrikan sgala keperluan agama,sperti mngajarkn sholat,mengaji dan membiarkan anak2nya tdk menutup aurat.

2.Suaminya..,
apabila suami cuek alias no coment dgn segala tindak-tanduk istrinya.,membiarkan istrinya brgaul bebas diluar, memperhias diri bukan untuk suaminya,tpi utk pandangan laki2 yg bukan mahramnya,walopun suami itu seorang yg alim,mka siap2 akan ditarik oleh isterinya ke dalm neraka.

3.Kakak/saudara laki-laki.
Nah..,klo yg ini ktika sang ayah sdh tiada alias almarhum.,mka tanggung jawab wanita (adiknya) jatuh kpada saudara laki-laki.Bila adik wanitanya mlenceng dari ajaran islam & brothernya cuek aja.,mka siap2 menunggu tarikan adiknya ke dlm neraka.

4.Anak lelakinya.
Yg ini apabila si anak tdk menasehati ibunya mengenai prihal kelakuan yg haram dari islam.Contoh,si ibunya ska bgosip & sbgainya.Smentara si anak tau betul bhwa bgosip dlm islam itu tdk di bnarkan,tpi dia tdk pduli dgn prilaku ibunya.,siap2 nanti ditarik ke dlm neraka.

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."(Surat At Tahrim: 6)


Monday, 24 June 2013

HAKIKAT TAWAKAL

Sore yang cerah ceria plus segelas kopi hangat semakin menambah kecerian sore ku. hehehe
Oke gan,tak mau panjang lebar kita langsung ketopik aja "Hakikat Tawakal.
Kita sering mendengar orang-orang ataupun agan-agan sendiri pernah berkata" Tawakal atau kita tawakal saja.Perkataan ini kerap kali terucap stelah kita berusaha tapi tidak memperoleh hasil.,kayak teman disamping kos disuruh begini begitu sama ortunya tapi dia bilang malas,saya tawakal aja katanya.Hidup dalam tawakal mungkin itu fiosofi hidup teman saya.Dan masih banyak contoh-contoh yang lainnya.
Dari contoh teman saya itu,timbul pertanyaan"seperti apakah hakikat tawakal itu.,apakah seperti yang dilakukan oleh teman saya itu,berusaha baru sekali tanpa hasil lalu bertawakal..?

Tawakal berasal dari kata arab "wakalah atau wikalah yang berarti memperlihatkan ketidakmampuan dan bersandar atau pasrah kepada orang lain.Kata kerja asalnya adalah wakalah yang lebih lazim memakai wazan tawakala tawakkulan yang berarti mempercayakan urusannya kepada pihak lain.
Sebagai sebuah istilah keagamaan,tawakal berarti membebaskan diri dari ketergantungan kepada selain Allah SWT dan menyerahkan keputusan atas segala sesuatunya hanya kepada Allah SWT.
Tawakal merupakan perbuatan lahir dan batin menyerahkan segala perkara,ikhtiar dan usaha kepada Allah SWT serta berserah diri sepenuhnya untuk mendapatkan manfaat atau menolak mudharatnya.

Demikian.,tawakal merupakan implementasi langsung dari iman seseorang.Sebab iman tidak saja berarti percaya akan adanya Allah SWT,tetapi lebih bermakna mempercayai atau menaruh kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,Allah SWT dan menafikan segala sesuatu selain-Nya yang bisa dianggap sekutu.
Jadi dapat kita pahami bahwa tawakal merupakan sikap mental seseorang yang dadanya penuh dengan sinar keimanan dan keyakinan.Sikap mental yg juga telah mendasari keyakinan diri para sufi,sbab tawakal baginya mrupakan hasil dari keyakinan yang bulat kepada Allah SWT.
Banyak para ulama mendefinisikan tawakal.Diantaranya Imam Al-Ghazali yang mendefinisikan tawakal sebagai penyandaran diri kepada Allah SWT sebagai satu-satunya al-wakil (tempat bersandar) dalam menghadapi setiap kepentingan,bersandar kepada-Nya pada saat menghadapi kesukaran,teguh hati ketika ditimpa musibah dgn jiwa yang tenang dan hati yg tentram.
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 12
  
 "Mengapa Kami tidak akan bertawakkal kepada Allah Padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada Kami, dan Kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri". (QS Ibrahim :12)

Syeikh Ahmad Faridh mendefinisikan tawakal dalam pengertian benar dan lurusnya dalam pasarah dan berpegang teguh kepada Allah SWT dalam mencari kemashalatan dan kebaikan,menolak kemudharatan yang menyangkut urusan dunia dan akherat.

Al-Allamah Al-Manawi berkata "tawakal adalah menampakan kelemahan serta penyandaran diri kepada yang ditawakali,yaitu Allah SWT.
Demikian pula dengan Buya Hamka atau yang bernama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah,seorang mufassir (ahli tafsir) mengatakan bahwa pengakuan iman belum berarti kalau belum tiba puncak tawakal.Oleh sebab itu,apabila seorang mukmin telah bertawakal,berserah diri kepada Allah SWT,terlimpah dalam dirinya sifa aziz (terhormat lagi mulia) yang ada pada-Nya.Ia tidak takut lagi menghadapi maut.Selain itu terlimpah kepadanya pengetahuan Allah SWT.Dengan demikian,ia memperoleh berbagai ilham dari Allah SWT untuk mencapai kemenangan.

Definisi-definisi diatas harus di pahami dengan jeli dan benar.Sebab bila kita salah membacanya,bisa jadi kita terjebak dalam kekeliruan seperti yang dilakukan oleh seorang badui yang membiarkan untanya tanpa terikat dengan dalih ia bertawakal.

Ada dua fase penting dalam bertawakal kepada Allah SWT.,yaitu.,Fase usaha atau kerja..,Dalam fase ini,kita mesti mengikuti mekanisme alam (sunnatullah).Dan fase yang kedua adlah fase ktika menunggu hasil.Disinilah kita harus berpasrah kepada Allah SWT dengan sepenuh hati,serta menyakini bahwa apapun hasil dari upaya kita,itu semua tidak terlepas dari taufik dan kehendak Allah SWT.Inilah semangat yg diajarkan oleh nabi saw kepada umatnya.Ini pula semangat yg dapat kita tangkap dalam Firman Allah SWT yang artinya sbagai berikut.

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya. Maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. Hud : 123)

Memang prinsip tawakal kadang menjadi ruwet ketika dikaitkan dengan nasib kita sebagai manusia.Sebagian kita memahaminya dengan kelliru,menganggap bahwa tawakal adalah pasrah secara total kepada Allah SWT tanpa berbuat apapun.Sebagian yang lain tidak menganggap penting tawakal,yang penting adalah bagaimana kerja kita,shingga mereka kadang memaknai doa-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT sebatas penenang hati.

Wallahu A'lam...









Sunday, 2 June 2013

Warna Hijau Dalam Al-Qur'an


Warna HIJAU itu menenangkan,mendamaikn..

Warna HIJAU trmasuk warna yg paling di sukai Allah swt,itulah sbabnya knapa Surga klak akan dipenuhi dngan warna HIJAU.
Warna HIJAU jg adalah warna kegemaran Rasulullah SAW,Beliau sendiri brcita2 ingin mengenakan pakaian berwarna hijau klak disurga
Simbol2 keIslaman di sluruh dunia jg adalah berwarna HIJAU,slah satu contohnya adlah Kubah Masjid Nabawi.

beberapa ayat Al-Qur'an tentang keindahan warna hijau.

“Penduduk Syurga itu ( bersenang-lenang) di dalamnya dengan) berbaring di atas (bantal-bantal) dan cadar-cadar yang HIJAU warnanya serta permadani-permadani yg sangat indah. (QS Ar-Rahman : 76)

"Mereka di dalam Syurga memakai pakaian HIJAU yang diperbuat dari sutera halus dan sutera tebal (yang bertekat), serta mereka dihiasi dengan gelang-gelang tangan dari perak dan mereka diberi minum oleh Tuhan mereka dngan sejenis minuman ( yg lain) yang bersih suci. (QS -Al-Insan 21)

Mereka (Ahli syurga) mengenakan pakaian sutra halus yg HIJAU dan sutra tebal.(QS Al-Kahf :31)

Goo Green...:D

Tuesday, 30 April 2013

Kebebasan-kebebasan dlm ide demokrasi

Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani kuno, yg dicetuskan di Athena pada abad ke-5 sebelum Masehi. Demos berarti rakyat, dan Cratos/Kratien/Kratia artinya kekuasaan/berkuasa/pemerintahan, sehingga demokrasi bisa diartikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Indonesia adalah slah satu negara diantara sekian banyak negara yg menganut sistem demokrasi,dengan harapan bahwa Indonesia akan lebih baik kedepannya,tpi sayang apa yg diharapkan jauh panggang daripada api.Dan anehnya Sebagian besar manusia sdah terbius oleh ide demokrasi. Mereka seolah dibuai oleh janji-janji manis yg selalu “didakwahkah” oleh para pengusung demokrasi. Mereka mengira, sistem demokrasi akan membawa mereka kepada kehidupan yang lebih baik, lebih sejahtera dan lebih modern. Padahal kenyataannya tidaklah demikian.


Demokrasi yg katanya bisa menjadi ‘alat’ untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, pada faktanya juga bohong. Yg terjadi, demokrasi sring diperalat oleh kelompok elit masyarakat (elit wakil rakyat, elit parpol dan elit para pemiliki modal) utk memperkaya diri mereka sendiri sembari melupakan bahkan menindas rakyat.Hal tersebut wajar, karena hakikatnya dalam demokrasi tdk pernah ada yg namanya rakyat sbagai penentu keinginan.

Sejak awal kelahirannya, kedaulatan dlam demokrasi ada di tangan segelintir rakyat (bukan mayoritas ), yakni di tangan para pemilik modal. Hanya saja, mereka menipu rakyat dgn menggembar-gemborkan seolah-olah kedaulatan ada di tangan rakyat.Jadi, bila perubahan yg dikehendaki adalah daulatnya rakyat maka demokrasi tidak memberikan hal itu. Yg berdaulat & berkuasa dalam demokrasi adalah para pemilik modal dan rakyat hanya bisa gigit jari.. :( :(

Ada sebagian kaum muslim berkata bahwa itu adalah konsep demokrasi barat, sedangkan di dalam Islam kedaulatan berada di tangan rakyat (suara mayoritas) bukan di tangan pemilik modal.Ini jelas pernyataan yg keliru dan menyesatkan pola berfikir umat. Bahkan bisa mengancam dan merusak aqidah umat Islam. Kenapa?Karena jika dikatakan kedaulatan berada di tangan rakyat melalui wakil-wakilnya di sistem politik demokrasi, maka demokrasi telah merampas hak Allah swt untuk membuat hukum dan menyerahkan kepada hawa nafsu manusia.Allah SWT berfirman :


 “Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah.” (TQS. Al An’aam: 57)



Bahkan jika seseorang secara sadar dan terang-terangan menolak satu saja hukum syariah Islam, menolak dalam arti mengingkari kewajiban akan berhukum dengan hukum Allah tersebut maka ia bisa termasuk kategori orang yg kafir.

Dan barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir
(TQS al-Maidah : 44)Status kafir atau murtad itu tidak disebabkan karena tindakannya yg tidak memutuskan perkara dengan hukum Allah, namun karena pengingkarannya terhadap suatu perkara telah dipastikan oleh al-Qur’an dan al-Sunnah.Jika sudah pada taraf pengingkaran, masalahnya bukan sekadar pelanggaran terhadap ketetapan hukum syara’, namun sudah masuk dalam wilayah aqidah. Sementara aqidah inilah yg menjadi pembeda antara orang mukmin dengan orang kafir.Disamping itu, walaupun negara yg menganut sistem demokrasi memberikan tempat bagi kelompok yang menyuarakan syariah Islam, namun demokrasi tidak memberikan tempat agar syariah Islam tersebut dapat diterapkan.Hal ini karena demokrasi telah menetapkan dengan garis tegas bahwa agama tidak boleh terlibat dalam mengatur masalah publik.



Demokrasi tidak bisa dilepaskan dari ide liberalisme/al-hurriyah (kebebasan), sebab kebebasan merupakan prasyarat agar rakyat dapat melaksanakan kedudukannya sebagai sumber kedaulatan dan sumber kekuasaan.Kebebasan hrs diwujudkan bgi setiap individu rakyat. Dengan itu, mereka dpat melaksanakan kedaulatannya dan menjalankannya sendiri, serta melaksanakan haknya dgn sebebas-bebasnya tanpa ada tekanan atau paksaan.Karena pemilik kedaulatan adalah manusia mka manusia memiliki kebebasan dalam segala hal. Kebebasan itu tidak boleh dilanggar dan harus dijamin keberadaan dan pengekspresiannya.
Paham kebebasan (liberalisme) yang menjadi salah satu pilar sistem sekuler demokrasi menjadikan pengaturan urusan manusia harus menjamin kebebasan manusia. Peraturan dan kebijakan politik yang dikeluarkan tidak boleh melanggar kebebasan ini. Lahirlah peraturan dan kebijakan yang bersifat permisif.

Ide ini telah membawa bencana paling mengerikan yang menimpa seluruh umat manusia. Ide ini telah mengakibatkan berbagai malapetaka global serta memerosotkan harkat dan martabat masyarakat di negara-negara penganut demokrasi sampai ke derajat yg lebih hina daripada derajat segerombolan binatang.
Banyak Kerusakan2 yang ditimbulkan oleh kebebasan dalam ide demokrasi,antara lain sbb:

a. Kebebasan beragama/Aqidah.


Dalam demokrasi, seseorang bebas untuk beragama ataupun tidak beragama (atheis). Mereka juga bebas untuk berpindah-pindah agama (baca : murtad), tentu hal semacam ini adalah kebebasan yang kebablasan, aqidah atau agama seolah menjadi sesuatu yang tidak prinsip sehingga seolah menjadi permainan.

Ini terjadi karena dalam demokrasi bahwa semua agama itu sama sehingga manusia tidak boleh dibeda-bedakan atas dasar agamanya.Dgn pandangan yg rusak ini, mengakibatkan perilaku yg menyimpang bagi sebagian kaum muslim, misalnya wanita muslimah tidak merasa berdosa ketika menikah dengan laki-laki kafir dengan alasan persamaan agama (semua agama itu sama).

b. Kebebasan berpendapat.

Tentu kita msh ingat di Belanda, tahun 2004, Theo van Gogh membuat film yang melecehkan Islam. Masih di Belanda, Geert Wilders, anggota Parlemen Belanda dari Partai Kebebasan, juga menghina Islam melalui berbagai pernyataan, tulisan dan film yang dibuatnya.

Kita tentu juga masih ingat ketika surat kabar Jyland Posten  memuat kartun Nabi diterbitkan pada 30 September 2005. Jyllands Posten adalah surat kabar terbesar diDenmark. Gambar kartun nabi Muhammad saw tersebut di buat oleh Kurt Westergaard. 2 tahun kemudian yakni tahun 2007, muncul kartunis lain dari Negara Swedia yakni Lars Vilks menggambar nabi Muhammad saw sebagai satwa haram.Kemudian setelahnya muncul film Innocence of Muslims, sebuah video yang di buat oleh Sam Bacile.Terkait film Innocence of Muslims, Amerika Serikat sebagai pengusung utama ide demokrasi,  walaupun mereka mengecam pembuatan video tersebut dan mengatakan bahwa video tersebut tidak ada hubungannya dengan Negara Amerika, namun yang aneh adalah ketika menteri luar negerinya Hilary Clinton berkata :

“Bahkan kalaupun mungkin, negara kami punya tradisi panjang kebebasan berekspresi yang dilindungi dalam konstitusi dan hukum kami, dan kami tidak bisa menghentikan setiap warga negara yang mengekspresikan pandangan mereka sekalipun itu tidak disukai,"
Semua itu menampakkan dgn jelas kpada kita bahwa demokrasi selalu menerapkan standar ganda, khususnya untuk Islam dan kaum Muslim. Dengan dalih kebebasan, Barat beramai-ramai melecehkan ajaran Islam dan menghina Rasulullah saw.


Di sisi lain, mereka melarang tulisan atau propaganda yang menyerang Yahudi dan Israel. Jika terkait Islam dan kaum Muslim, maka demokrasi dan kebebasan berpendapat bahkan kebebasan beragama, tiba-tiba saja menjadi tidak ada.

c. Kebebasan kepemilikan.



Ide kebebasan kepemilikan yang dijadikan sebagai tolok ukur perbuatan, mengakibatkan lahirnya para kapitalis yg membutuhkan bahan2 mentah untuk menjalankan industrinya dan membutuhkan pasar-pasar konsumtif untuk memasarkan produk-produk industrinya.Hal inilah yang telah mendorong negara-negara kapitalis untuk bersaing satu sama lain guna menjajah bangsa-bangsa yang terbelakang, menguasai harta benda mereka, memonopoli kekayaan alam mereka, sekaligus menghisap darah mereka dengan cara yang sangat bertolak belakang dgn seluruh nilai-nilai agama, akhlak dan kemanusiaan.
Keserakahan dan kerakusan negara-negara kapitalis yang luar biasa, telah mengakibatkan berkobarnya bencana dan peperangan di antara bangsa terjajah. Dengan begitu, negara-negara kapitalis tersebut dapat menjajakan produk-produk industrinya, sekaligus mengembangkan industri2 lainnya  yang bisa menghasilkan keuntungan besar.

d.Kebebasan bertingkah laku.


Kebebasan berperilaku, juga telah menjadikan perempuan sebagai ajang eksploitasi kapitalisme melalui perhelatan Miss Universe, Miss World dan sejenisnya. Perempuan hanya dianggap sebagai komoditas dagang dan pemuas nafsu laki-laki semata.Kebebasan semacam ini sama artinya dengan meligitimasi kemaksiatan. pacaran misalnya, merupakan kebebasan berperilaku yang harus dilindungi hak nya, bahkan ada sebagian orang tua yang malu jika anak nya belum punya pacar.



Kebebasan ini juga melahirkan perilaku seks yang menyimpang, kita bisa melihat bagaimana sekarang manusia sudah tidak malu lagi memperkenalkan dirinya dihadapan umum sebagai pasangan homo/lesbi dan juga waria yang merupakan perilaku lebih rendah dari binatang.Liberalisme sama dengan binatang, bahkan lebih rendah dan hina. Bagaimana Liberal tidak lebih rendah dan hina daripada binatang ? Seekor ayam saja yang tidak berakal mengetahui bahwa jantan tidak boleh mengawini jantan dan betina tidak boleh mengawini betina, lalu ada manusia Liberal yang katanya berakal cerdas dan tinggi pula pendidikannya hingga “bergelar profesor doktor” tidak paham soal sesederhana itu, sehingga ia menghalalkan homosexual dan lesbiani.
Demokrasi, Cacat Sejak lahir,ini dibuktikan dgn banyak kerusakan yg ditimbulkan oleh demokrasi itu sendiri.

Segala kerusakan yang dibawa oleh sistem demokrasi itu sebenarnya tidak lepas dari sejarah kemunculannya yang memang sudah cacat sejak lahir. Aqidah sekulerisme yang melahirkan demokrasi merupakan aqidah hasil jalan tengah atau kompromi.
Oleh Karena itu, sudah saatnya umat islam mulai sekarang segera mencampakkannya (Demokrasi).
Kaum Muslim harus kembali pada sistem Islam, kembali pada syariah, kembali dalam naungan Khilafah Islamiyah; sebagaimana selama berabad-abad pernah dialami oleh generasi kaum Muslim terdahulu. Hanya dengan itulah, kemuliaan kaum Muslim di dunia maupun di akhirat bisa diraih. Wallahu A’lam bisshawab.

Wednesday, 16 January 2013

Metodologi Pemikiran Islam Ditinjau Dari Segi Bayani,Burhani dan Irfani


Pada dasarnya metodologi adalah alat untuk memperoleh kebenaran. Dalam rangka mencari kebenaran itulah diperlukan pendekatan (logic of explanation dan logic of discovery), berikut teknis-teknis operasionalnya. Sejalan dengan epistemologi yang dikembangkan Muhammadiyah, pemikiran keislaman membutuhkan pendekatan Bayani, Irfani dan Burhani, sesuai dengan obyek kajiannya --apakah teks, ilham atau realitas-- berikut seluruh masalah yang menyangkut aspek tranhistoris, transkultural dan transreligius. Pemikiran Islam Muhammadiyah merespon problem-problem kontemporer yang sangat kompleks, berikut rumusannya untuk aplikasi dalam praksis sosial, mempergunakan ketiga pendekatan di atas secara spiral-triadik. Nama M Amin Abdullah patut diberi kredit karena cukup sukses dalam menggugah pemikiran kritis di Muhammadiyah. Sewaktu menjadi Ketua Majelis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam (MTPPI), M Amin Abdullah selalu mengambil prakarsa melakukan kajian secara mendalam dan sistematis terhadap tema-tema krusial yang dihadapi umat Islam, katakanlah, seperti pengembangan manhaj atau metodologi pemikiran Islam dan pluralisme. Berkat prakarsa M Amin Abdullah pemikiran Islam, setidaknya di lingkungan Muhammadiyah, memperoleh sentuhan epistemologi baru seperti diadopsinya epistemologi bayani, burhani, dan irfani dalam manhaj tarjih Muhammadiyah.
Arifin Sepakat bahwa Muhammadiyah dalam Ijtihad dan Istinbath mengenai problem umat, sudah harus menggunakan metodologi sistematis yang secara ilmiah kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga metode tersebut dengan segala aturannya akan mampu mendekatkan produk Ijtihad Muhammdiyah ke arah tersebut. Berikut penulis mengulas ketiga pendekatan yang sampai sekarang masih dipedomani oleh Muhammadiyah.

PENDEKATANBAYANI
 
Pendekatan Bayani sudah lama dipergunakan oleh para fuqaha', mutakallimun dan ushulliyun. Bayani adalah pendekatan untuk : a) Memahami atau menganalisis teks guna menemukan atau mendapatkan makna yang dikandung dalam (atau diendaki) lafadz, dengan kata lain pendekatan ini dipergunakan untuk mengeluarkan makna zahir dari lafz dan 'ibarah yang zahir pula; dan b) Istinbat hukum-hukum dari al-nusus al-diniyah dan al-Qur'an khususnya.

Dalam bahasa filsaat yang disederhanakan, pendekatan bayani dapat diartikan sebagai Model metodologi berpikir yang didasarkan atas teks. Dalam hal ini teks sucilah yang memilki otoritas penuh menentukan arah kebenaran sebuah khitab. Fungsi akal hanya sebagai pengawal makna yang terkandung di dalamnya.
Makna yang dikandung dalam, dikehendaki oleh, dan diekspresikan melalui teks dapat diketahui dengan mencermati hubungan antara makna dan lafadl. Hubungan antara makna dan lafadz dapat dilihat dari segi :
  • Makna wad'i, untuk apa makna teks itu dirumuskan, meliputi makna khas, 'am dan mustarak;
  • Makna isti'mali, makna apa yang digunakan oleh teks, meliputi makna haqiqah (sarihah dan mukniyah) dan makna majaz (sarih dan kinayah);
  • Darajat al-wudhuh, sifat dan kualitas lafz, meliputi muhkam, mufassar, nas, zahir, khafi, mushkil, mujmal, dan mutasabih; dan
  • Turuqu al-dalalah, penunjukan lafz terhadap makna, meliputi dalalah al-ibarah, dalalah al-isyarah, dalalah al-nass dan dalalah al-iqtida' (menurut khanafiyah), atau dalalah al-manzum dan dalalah al-mafhum baik mafhum al-muwafaqah maupun mafhum al-mukhalafah (menurut syafi'iyyah).
Untuk itu pendekatan bayani menggunakan alat bantu (instrumen) berupa ilmu-ilmu kebahasaan dan uslub-uslubnya serta asbabu al-nuzul, dan istinbat atau istidlal sebagai metodenya. Sementara itu, kata-kata kuncu (keywords) yang sering dijumpai dalam pendekatan ini meliputi asl - far' - lafz ma'na (mantuq al-fughah dan mushkilah al-dalalah; dan nizam al-kitab dan nizal al-aql), khabar qiyas, dan otoritas salaf (sultah al-salaf). Dalam al-qiyas al-bayani, kita dapat membedakannya menjadi tiga macam :

1) al-qiyas berdasarkan ukuran kepantasan antara asl dan far' bagi hukum tertentu; yang meliputi :
  • al-qiyas al-jali;
  • al-qiyas fi ma'na al-nass; dan
  • al-qiyas al-khafi;
2)al-qiyas berdasarkan 'illat terbagi menajdi :
  • qiyas al-'illat dan
  • qiyas al-dalalah; dan
3) al-qiyas al-jama'i terhadap asl dan far'. Dalam pendekatan bayani dikenal ada 4 macam bayan :
1) Bayan al-i'tibar, yaitu penjelasan mengenai keadaan, keadaan segala sesuatu, yang meliputi :
a) al-qiyas al-bayani baik al-fiqgy, al-nahwy dan al-kalamy; dan
b) al-khabar yang bersifat yaqin maupun tasdiq;
2) Bayan al-i'tiqad, yaitu penjelasan mengenai segala sesuatu yang meliputi makna haq, makna muasyabbih fih, dan makna bathil;
3) Bayan al-ibarah yang terdiri dari :
  • al-bayan al-zahir yang tidak membutuhkan tafsir; dan
  • al-bayan al-batin yang membutuhkan tafsir, qiyas, istidlal dan khabar; dan
4) bayan al-kitab, maksudnya media untuk menukil pendapat-pendapat dan pemikiran dari katib khat, katib lafz, katib 'aqd, katib hukm, dan katib tadbir.

Dalam pendekatan bayani, oleh karena dominasi teks sedemikian kuat, maka peran akal hanya sebatas sebagai alat pembenaran atau justifikasi atas teks yang dipahami atau diinterpretasi. Dalam aplikasinya, pendekatan bayani akan memperkaya lilmu fikih dan ushul fikih, lebih-lebih qawaidul lughahnya.Namun, hal itu berarti bukan tanpa kelemahan. Kelemahan mencolok pada Nalar Bayani adalah ketika harus berhadapan dengan teks-teks yang berbeda, milik komunitas, bangsa, atau masyarakat lainnya. Karena otoritas ada pada teks, dan rasio hanya berfungsi sebagai pengawal teks, sementara sebuah teks belum tentu diterima oleh golongan lain, maka ketika berhadapan, Nalar Bayani menghasilkan sikap mental yang dogmatis, defensif dan apologetik, dengan semboyan kurang lebih "right or wrong is my country" (dalam konteks ini tentu diterjemahkan : salah apa bener, yang penting agama saya bro!). 


 PENDEKATAN BURHANI
Burhani adalah pengetahuan yang diperoleh dari indera, percobaan dan hukum - hukum logika. Van Peursen mengatakan bahwa akal budi tidak dapat menyerap sesuatu, dan panca indera tidak dapat memikirkan sesuatu. Namun, bila keduanya bergabung timbullah pengetahuan, sebab menyerap sesuatu tanpa dibarengi akal budi sama dengan kebutaan, dan pikiran tanpa isi sama dengan kehampaan. Burhani atau pendekatan rasional argumentatif adalah pendekatan yang mendasarkan diri pada kekuatan rasio melalui instrumen logika (induksi, deduksi, abduksi, simbolik, proses, dll.) dan metode diskursif (bathiniyyah). Pendekatan ini menjadikan realitas maupun teks dan hubungan antara keduanya sebagai sumber kajian. Lepasnya pemahaman atas teks dari realita (konteks) yang mengitarinya, menurut Nasr Abu Zayd, akan menimbulkan pembacaan yang ideologis dan tendensius (qira’ah talwiniyah mughridlah). Pembacaan yang ideologis dan tendensius ini, pada akhirnya akan mengarah pada apa yang oleh Khalid Abu Fadl disebut sebagai Hermaneutika Otoriter (Authoritharian Hermeneutic). Hermeneutika Otoriter terjadi ketika pembacaan atas teks ditundukkan oleh pembacaan yang subjektif dan selektif serta dipaksakan dengan mengabaikan realitas konteks.

Realitas yang dimaksud mencakup realitas alam (kawniyyah), realitas sejarah (tarikhiyyah), realitas sosial (ijtimaiyyah) dan realitas budaya (thaqafiyyah). Dalam pendekatan ini teks dan realitas (konteks) berada dalam satu wilayah yang saling mempengaruhi. Teks tidak berdiri sendiri, ia selalu terikat dengan konteks yang mengelilingi dan mengadakannya sekaligus darimana teks itu dibaca dan ditafsirkan. Didalamnya ada maqulat (kategori-kategori) meliputi kully-juz'iy, jauhar-'arad, ma'qulat-alfaz sebagai kata kunci untuk dianalisis.

Karena burhani menjadikan realitas dan teks sebagai sumber kajian, maka dalam pendekatan ini ada dua ilmu penting, yaitu ilmu al-lisan dan ilmu al-mantiq. Yang pertama membicarakan lafz-lafz, kaifiyyah, susunan, dan rangkaiannya dalam ibarat-ibarat yang dapat digunakan untuk menyampaikan makna, serta cara merangkainya dalam diri manusia. Tujuannya adalah untuk menjaga lafz al-dalalah yang dipahami dan menetapkan aturan-aturan mengenai lafz tersebut. Sedangkan yang terakhir membahas masalah mufradat dan susunan yang dengannya kita dapat menyampaikan segala sesuatu yang bersifat inserawi dan hubungan yang tetap diantara segala sesuatu tersebut, atau apa yang mungkin untuk mengeluarkan gambaran-gambaran dan hukum-hukum darinya. Tujuannya adalah untuk menetapkan aturan-aturan yang digunakan untuk menentukan cara kerja akal, atau cara mencapai kebenaran yang mungkin diperoleh darinya.

'Ilmu al-mantiq juga merupakan alat (manahij al-adillah) yang menyamaikan kita pada pengetahuan tentang maujud baik yang wajib atau mumkin, dan maujud fi al-adhhan (rasionalisme) atau maujud fi al-a'yan (empirisme). Ilmu ini terbagi menjadi tiga; mantiq mafhum (mabhath al-tasawwur), mantiq al-hukm (mabhath al-qadaya), dan mantiq al-istidlal (mabhath al-qiyas). Dalam perkembangan modern, ilmu mantiq biasanya hanya terbagi dua, yaitu nazariyah al-hukm dan azariyah al-istidlal.

Dalam tradisi burhani juga kita mengenal ada sebutan falsafat al-ula (metafisika) dan falsafat al-thani. Falsafat al-ula membahas hal-hal yang berkaitan dengan wujud al-'arady, wujud al-jawahir (jawahir ula atau ashkhas dan jawahir thaniyah atau al-naw'), maddah dan surah, dan asbab yang terjadi pada a) maddah, surah, fa'il dan ghayah; dan b) ittifaq (sebab-sebab yang berlaku pada allam semesta) dan hazz (sebab-sebab yang berlaku pada manusia). Sedangkan falsafat al-thaniyah atau disebut juga ilmu al-tabi'ah, mengakaji masalah : 1) hukum-hukum yang berlaku secara alami baik pada lam semesta (al-sunnah al-alamiyah) maupun manusia (al-sunnah al-insaniyah); dan 2) taghayyur, yaitu gerak baik azali (harakah qadimah) maupun gerak maujud (harakahhadithah yang bersifat plural (mutanawwi'ah). Gerak itu dapat terjadi pada jauhar (substansi: kawn dan fasad), jumlah )berkembang atau berkurang), perubahan (istihalah), dan tempat (sebelum dan sesudah).

Dalam perkembangan keilmuan modern, falsafat al-ula (metafisika) dimaknai sebagai pemikiran atau penalaran yang bersifat abstrak dan mendalam (abstract and profound reasoning). Sementara itu, pembahasan mengenai hukum-hukum yang berlaku pad manusia berkembang menjadi ilmu-ilmu sosial (social science, al-'ulum al-ijtima'iyyah) dan humaniora (humanities, al-'ulum al-insaniyyah). Dua ilmu terakhir ini mengkaji interaksi pemikiran, kebudayaan, peradaban, nilai-nilai, keiwaan, dan sebagainya.
Oleh karena itu, untuk memahami realitas kehidupan sosial-keagamaan dan sosial-keislaman, menjadi lebih memadai apabila dipergunakan pendekatan-pendekatan sosiologi (sosiulujiyyah), antropologi (antrufulujiyyah), kebudayaan (thaqafiyyah) dan sejarah (tarikhiyyah), seperti yang menjadi ketetapan Munas Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam XXIV di Malang.

Pendekatan sosiologis digunakan dalam pemikiran Islam untuk memahami realitas sosial-keagamaan dari sudut pandang interaksi antara anggota masyarakat. Dengan metode ini, konteks sosial suatu prilaku keberagaan dapat didekati secara lebih tepat, dan dengan metode ini pula kita bisa melakukan reka cipta masyarakat utama. Pendekatan antropologi bermanfaat untuk mendekati maslah-masalah kemanusiaan dalam rangka melakukan reka cipta budaya Islam. Tentu saja untuk melakukan reka cipta budaya Islam juga dibutuhkan pendekatan kebudayaan (thaqafiyyah) yang erat kaitannya dengan dimensi pemikiran, ajaran-ajarn, dan konsep-konsep, nilai-nilai dan pandangan dunia Islam yang hidup dan berkembang dalam masyarakat muslim. Agar upaya reka cipta masyarakat muslim dapat mendekati ideal masyarakat utama dalam Muhammadiyah, strategi ini pula menghendaki kesinambungan historis. Untuk itu, dibutuhkan juga pendekatan sejarah (tarikhiyyah). Hal ini agar konteks sejarah masa lalu, kini dan kan datang berada dalam satu kaitan yang kuat dan kesatuan yang utuh (kontinuitas dan perubahan). Ini bermanfaat agar pembahuruan pemikiran Islam Muhammadiyah tidak kehilangan jejak historis. Ada kesinambungan historis antara bangunan pemikiran lama yang baik dengan lahirnya pemikiran keislaman baru yang lebih memadai dan up to date.

Kendala yang sering dihadapi dalam penerapan pendekatan ini adalah sering tidak sinkronnya teks dan realitas. Produk ijtihadnya akan berbeda jika dalam pengarusutamaan teks atau konteks. Masyarakat lebih banyak memenangkan teks daripada konteks, meskipun yang lebih cenderung kepada kontekspun juga tidak sedikit.

PENDEKATAN 'IRFANI
 

'Irfan mengandung beberapa pengertian antara lain : 'ilmu atau ma'rifah; metode ilham dan kashf yang telah dikenal jauh sebelum Islam; dan al-ghanus atau gnosis. Ketika irfan diadopsi ke dalam Islam, para ahl al-'irfan mempermudahnya menjadi pembicaraannya mengenai; 1) al-naql dan al-tawzif; dan upaya menyingkap wacana qur'ani dan memperluas 'ibarahnya untuk memperbanyak makna. Jadi pendekatan irgani adalah suatu pendekatan yang dipergunakan dalam kajian pemikiran Islam oleh para mutasawwifun dan 'arifun untuk mengeluarkan makna batin dari batin lafz dan 'ibarah; ia juga merupakan istinbat al-ma'rifah al-qalbiyyah dari Al-Qur'an.

Pendekatan irfani adalah pendekatan pemahaman yang bertumpu pada instrumen pengalam batin, dhawq, qalb, wijdan, basirah dan intuisi. Sedangkan metode yang dipergunakan meliputi manhaj kashfi dan manhaj iktishafi. Manhaj kashfi disebut juga manhaj ma'rifah 'irfani yang tidak menggunakan indera atau akal, tetapi kashf dengan riyadah dan mujahadah. Manhaj iktishafi disebut juga al-mumathilah (analogi), yaitu metode untuk menyingkap dan menemukan rahasia pengetahuan melalui analogi-analogi. Analogi dalam manhaj ini mencakup : a) analogi berdasarkan angka atau jumlah seperti 1/2 = 2/4 = 4/8, dst; b) tamthil yang meliputi silogisme dan induksi; dan c) surah dan ashkal. Dengan demikian, al-mumathilah adalah manhaj iktishafi dan bukan manhaj kashfi. Pendekatan 'irfani juga menolak atau menghindari mitologi. Kaum 'irfaniyyun tidak berurusan dengan mitologi, bahkan justru membersihkannya dari persoalan-persoalan agama dan dengan irfani pula mereka lebih mengupayakan menangkap haqiqah yang terletak di balik shari'ah, dan yang batin (al-dalalah al-isharah wa al-ramziyah) di balik yang zahir (al-dalalah al-lughawiyyah). Dengan memperhatikan dua metode di atas, kita mengetahui bahwa sumber pengetahuan dalam irfani mencakup ilham/intuisi dan teks (yang dicari makna batinnya melalui ta'wil).

Kata-kata kunci yang terdapat dalam pendekatan 'irfani meliputi tanzil-ta'wil, haqiqi-majazi, mumathilah dan zahir-batin. Hubungan zahir-batin terbagi menjadi 3 segi : 1)siyasi mubashar, yaitu memalingkan makna-makna ibarat pada sebagian ayat dan lafz kepada pribadi tertentu; 2) ideologi mazhab, yaitu memalingkan makna-makna yang disandarkan pada mazhab atau ideologi tertentu; dan 3) metafisika, yakni memalingkan makna-makna kepada gambaran metafisik yang berkaitan dengan al-ilah al-mut'aliyah dan aql kully dan nafs al-kulliyah.

Pendekatan 'irfani banyak dimanfaatkan dalam ta'wil. Ta'wil 'irfani terhadap Al-Qur'an bukan merupakan istinbat, bukan ilham, bukan pula kashf. tetapi ia merupakan upaya mendekati lafz-lafz Al-qur'an lewat pemikiran yang berasal dari dan berkaitan dengan warisan 'irfani yang sudah ada sebelum Islam, dengan tujuan untuk menangkap makna batinnya.

Contoh konkrit dari pendekatan 'irfani lainnya adalah falsafah ishraqi yang memandang pengetahuan diskursif (al-hikmah al-batiniyyah) harus dipadu secara kreatif harmonis dengan pengetahuan intuitif (al-hikmah al-dhawqiyah). Dengan pemaduan tersebut pengetahuan yang diperoleh menjadi pengetahuan yang mencerahkan, bahkan akan mencapai al-hikmah al-haqiqah.

Pengalaman batin Rasulullah saw. dalam menerima wahyu al-Qur'an merupakan contoh konkret dari pengetahuan 'irfani. Namun dengan keyakinan yang kita pegangi salama ini, mungkin pengetahuan 'irfani yang akan dikembangkan dalam kerangka ittiba' al-Rasul.

Dapat dikatakan, meski pengetahuan 'irfani bersifat subyekyif, namun semua orang dapat merasakan kebenarannya. Artinya, setiap orang dapat melakukan dengan tingkatan dan kadarnya sendiri-sendiri, maka validitas kebenarannya bersifat intersubyektif dan peran akal bersifat partisipatif. Sifat intersubyektif tersebut dapat diformulasikan dalam tahap-tahap sebagai berikut. Pertama-tama, tahapan persiapan diri untuk memperoleh pengetahuan melalui jalan hidup tertentu yang harus ia ikuti untuk sampai kepada kesiapan menerima "pengalaman". Selanjutnya tahapan pencerahan dan terakhir tahap konstruksi. tahap terakhir ini merupakan upaya pemaparan secara simbolik di mana perlu, dalam bentuk uraian, tulisan dan struktur yang dibangun, sehingga kebenaran yang diperolehnya dapat diakses oleh orang lain.

Implikasi dari pengetahuan 'irfani dalam konteks pemikiran keislaman, adalah mengahmpiri agama-agama pada tataran substantif dan esensi spiritualitasnya, dan mengembangkannya dengan penuh kesadaran akan adanya pengalaman keagamaan orang lain (the otherness) yang berbeda aksidensi dan ekspresinya, namun memiliki substansi dan esensi yang kurang lebih sama. Kedekatan kepada Tuhan yang transhistoris, transkultural, dan dan transreligius diimbangi rasa empati dan simpati kepada orang lain secara elegan dan setara. Termasuk di dalamnya kepekaan terhadap problem-problem kemanusiaan, pengembanagan budaya dan peradaban yang disinari oleh pancaran fitrah ilahiyah