"CUKUP.,CUKUP & CUKUP"......,barangkali inilah Kata yang paling sulit diucapkan oleh sbagian manusia.
Di kisahkan seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.Mata air itu bisa
mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air
itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang
diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si
petani mengucapkan kata "cukup". Seketika si petani terperangah melihat
kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa
ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh,dibawanya
ke gubug mungilnya untuk disimpan disana.Kucuran uang terus mengalir
sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan
mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar
untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus
mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya
karena dia tak pernah bisa berkata cukup.
Kapankah kita bisa berkata cukup?
CUKUP bukanlah soal berapa jumlahnya.
C_U_K_U_P adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.Belajarlah untuk berkata "Cukup"
CUKUP bukanlah soal berapa jumlahnya.
C_U_K_U_P adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.Belajarlah untuk berkata "Cukup"
Cukupilah diri kita dengan apa yang ada pada kita, hal ini bukan
bertujuan untuk mengajak kita agar hidup sengsara, melainkan mengajak
untuk menerapkan pola hidup sederhana. Barangsiapa mencintai uang ia
tidak akan pernah puas dengan uangnya, dan barang siapa mencintai
kekayaan duniawi, maka ia tidak akan pernah puas dengan apa yang telah
dimilikinya.
Mengapa manusia tidak pernah PUAS...??
manusia akan mencapai kepuasan saat manusia tersebut meninggal dunia. Mengapa demikian? Tidak perlu memutar otak untuk menjawab pertanyaan yang satu ini. Mudah saja, karena sifat tidak pernah puas di dalam diri manusia adalah alami dan wajar, sehingga untuk menghilangkan sesuatu yang alami pada diri anda, anda harus meninggal dunia terlebih dahulu. Seperti contohnya, anda semua pasti memiliki rasa lapar bukan? Bagaimana untuk menghilangkan rasa lapar tersebut? Pasti jawabannya adalah makan.
manusia akan mencapai kepuasan saat manusia tersebut meninggal dunia. Mengapa demikian? Tidak perlu memutar otak untuk menjawab pertanyaan yang satu ini. Mudah saja, karena sifat tidak pernah puas di dalam diri manusia adalah alami dan wajar, sehingga untuk menghilangkan sesuatu yang alami pada diri anda, anda harus meninggal dunia terlebih dahulu. Seperti contohnya, anda semua pasti memiliki rasa lapar bukan? Bagaimana untuk menghilangkan rasa lapar tersebut? Pasti jawabannya adalah makan.
Ketidak
puasan yang sifatnya sangat berlebihan akan menjerumuskan kita ke dalam
jurang kelicikan dan dapat menyeret kita ke dalam lembah dosa. Karena
sifat manusia yang tidak pernah puas sama saja dengan sifat kita yang
tidak pernah bersyukur. Diberi satu oleh Tuhan, kita pasti akan meminta
dua. Diberi dua oleh Tuhan, kita pasti akan meminta 4, begitu
seterusnya. Jadi, alangkah baiknya bila kita mencoba untuk belajar
bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan ke kita. Jangan
menjadi orang yang tidak pernah puas. Bila anda menjadi orang yang tidak
pernah puas, niscaya Tuhan akan menarik anugrah yang telah diberikan ke
kita. Belajarlah menjadi orang yang pandai bersyukur!
